Rabu, 06 Juni 2012

Sehat bersama ion negatif.

Masalah sampah dari waktu ke waktu sering menjadi momok.
Sampah sering kali menjadi permasalahan terutama dalam memilih tempat penampungan pembuangan akhir.
Untungnya masih ada segelintir orang yang kreatif dapat mengolah sampah menjadi barang-barang yang berguna seperti dijadikan sovenir tanda mata, kerajanan tangan, dijadikan pupuk sampai bahan bakar.
Tetapi masalah sampah tak pernah selesai selama masih ada kehidupan.
Bila berbicara tentang sampah tentu ada kaitannya dengan proses pembusukan.
Proses pembusukan sendiri terjadi akibat aktivitas bakteri yang menguraikan senyawa-senyawa organik pada suatu materi.
Kalau aktivitas bakteri ini dihentikan atau paling tidak dibatasi, suatu benda tidak akan membusuk.

Ada tiga lingkungan yang bisa menyetop aktivitas bakteri.
Pertama ; lingkungan dengan suhu yang ekstrem.
Misalnya; suhu yang sangat rendah di kutub atau ruang pendingin, atau suhu yang sangat tinggi seperti di dalam kawah gunung berapi.
Kedua; di dalam ruang hampa, misalnya di ruang angkasa.
Ketiga; di dalam air yang mengandung banyak sulfur ( S ).
Disamping ketiga faktor lingkungan diatas, ada satu faktor lagi yang kehadirannya sangat spesifik yaitu faktor ion negatif.
Faktor ion negatif ini ternyata dapat menghentikan aktivitas bakteri.
Dari pusat lembaga riset pertanian di Amerika Serikat mengadakan sejumlah penelitian dengan menggunakan ayam sebagai objek penelitian.
Ayam percobaan dibagi dalam dua kelompok, masing-masing ditempatkan dalam ruang yang mengandung bakteri.
Ruang kelompok pertama dimasuki ion negatif, sedangkan ruang kelompok kedua tidak diapa-apakan alias tidak dimasuki ion negatif.
Setelah beberapa waktu, ayam di kelompok pertama tetap sehat, sedangkan ayam di kelompok kedua menggelepar-gelepar  alias sekarat dan akhirnya mati semua.
Kita mungkin bertanya-tanya sebenarnya apa sih ion negatif itu, sampai mempunyai efek yang begitu menakjubkan ?
Ion adalah atom yang bermuatan negatif atau positif.
Atom tersusun dari netron yang bermuatan netral, proton yang bermuatan positif, dan elektron yang bermuatan negatif.
Netron dan proton terdapat pada bagian tengah yang merupakan inti atom, sedangkan elektron berputar mengelilingi inti atom pada tempat orbitnya ( tingkat energi ).
Jumlah muatan positif dan negatif pada atom adalah sebanding, sehingga atom tidak memiliki muatan.
Namun, karena sesuatu sebab, beberapa elektron dapat meninggalkan atom ( elektron ini disebut elektron bebas ).
Jika atom kehilangan elektron bebas, ia berubah menjadi ion positif.
Sebaliknya, akan menjadi ion negatif jika ia menerima elektron bebas.
Ion-ion ini tidak stabil sehingga cenderung mencari gandengan untuk berikatan.
Kecenderungan untuk berikatan inilah yang menjelaskan mengapa ayam pada kelompok pertama tetap sehat, sedangkan kelompok kedua almarhum semua.
Ion negatif di kelompok pertama berikatan dengan bakteri di udara yang cenderung bersifat positif.
Ikatan yang dibentuk ini mengakibatkan matinya bakteri-bakteri dalam udara sehingga ayam tetap sehat.
Dengan kata lain, ion negatif dapat membunuh dan menghentikan aktivitas bakteri.

Berdasarkan teori efek Leonard, ion negatif banyak dihasilkan ditempat air memancar dan bertabrakan seperti disekitar air terjun ( sekitar 10.000 - 14.000 buah / cm3 ), air mancur ( sekitar 4000 buah / cm3 ), sungai ( 400 buah / cm3 ).
Di tempat-tempat seperti itu terjadi tabrakan / tumbukan antara molekul air ( H2O ) dengan molekul air lainnya, yang mengakibatkan lepasnya elektron menjadi elektron bebas.
Elektron bebas ini akan berikatan dengan molekul di udara ( O2 dan CO2 ) menjadi ion negatif.

Lain lagi dengan Piramid di Mesir.
Sampah makanan yang ditinggalkan pengunjung dalam ruang raja tempat mumi disimpan ternyata sampah itu tidak membusuk, hanya mengering.
Bangkai binatangpun tidak membusuk yang kebetulan ada didalamnya.
Bangkai itu kering bagai mumi.
Para peneliti yang bekerja di dalam piramid juga merasakan tubuhnya lebih sehat dan kuat, pegal-linupun lenyap.
Kalau begitu sebenarnya ada apa di dalam piramid itu ?
Ternyata di dalam piramid ada kekuatan magnet.
Magnet itulah kunci rahasianya.
Berdasarkan teori gaya dari Lorentz,didekatkannya kekuatan magnet pada elektron yang dialirkan dari elektrode negatif ke elektrode positif.
Akan mengakibatkan elektron berubah arah menjauhi gaya magnet tersebut.
Jadi, kekuatan magnet dapat membuat elektron dalam atom atau molekul terlepas menjadi elektron bebas, yang kemudian berpindah pada atom lain untuk menghasilkan ion negatif.
Pada penelitian itu disimpulkan bahwa kekuatan magnet pada batu diruang raja mengakibatkan lepasnya elektron dari atom atau molekul di udara sekitar tembok.
Elektron bebas itu kemudian berikatan dengan atom lainnya untuk membentuk ion negatif.
Ion negatif inilah yang mengikat bakteri dan membunuhnya.
Bakteri dibuat tak berdaya untuk melakukan pembusukan, sehingga sampah dan bangkai hanya mengering saja.

Kondisi yang terlihat di air terjun berbeda dengan yang ada di dalam piramid.
Di dalam piramid selalu dalam kondisi kering dengan kelembaban yang tetap.
Dengan mengandalkan kekuatan magnet di dalam ruang raja.
Besar kekuatan magnet di bagian tembok dua kali bagian tengah.
Dengan kata lain, kekuatan magnet di tembok piramid delapan kali kekuatan magnet di luar piramid.
Dari hasil penelitian, tembok diruang raja tersusun dari batu granit yang banyak mengandung magnet.
Para peneliti yang masuk ke dalam piramid itu tubuhnya menjadi bugar dan terlihat lebih sehat.
Apakah tubuh yang sehat dan bugar ini ada kaitannya dengan ion negatif ?
Ion negatif di udara dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan dan pori-pori kulit.
Ion ini masuk ke seluruh  sel dalam tubuh dengan menumpang arus aliran darah.
Ion negatif dalam tubuh dapat menguraikan asam laktat menjadi zat yang tidak berbahaya ( air dan ion laktat ) yang mudah dibawa oleh aliran darah menuju tempat pembuangan ( pada saat tubuh lelah dan tegang, asam laktat dalam tubuh akan terkurung dalam sel yang mengakibatkan timbulnya rasa pegal-pegal )
Selain itu ion negatif mempunyai kemampuan meningkatkan kerja limpa dalam menghasilkan kekebalan tubuh.
Otomatis tubuh akan mampu menghadapi berbagai virus yang masuk seperti selesma, influenza, sakit mata, cacar, herpes dan sebagainya.
Selain di dalam piramid Mesir, cara lain yang dapat merasakan kegunaan ion negatif untuk kesehatan tubuh, seperti disekitar air terjun, air mancur, sungai, hutan, atau di pertamanan.
Mengatur ventilasi udara dengan menukar udara baru ( segar ) yang mengandung ion negatif, mandi dengan menggunakan shower ( mempunyai efek menghasilkan ion negatif ) atau dengan semprotan air yang lebih lebar diatas kepala.
Jangan lupa olahraga untuk menunjang agar aliran ion negatif dalam darah lebih lancar.

Hasil penelitian Dr. Albert P. Krueger dari California AS menemukan bahwa asap rokok memperlambat cilia ( bulu getar ) dan merusak kemampuannya dalam mengusir benda-benda asing ( mungkin termasuk benda karsinogenik ) dari paru-paru.
Ion positif yang diberikan bersama asap rokok menurunkan irama bulu getar seperti sebelumnya, tetapi 3 - 10 kali lebih cepat dibandingkan di udara normal.
Ion negatif ternyata sanggup menetralkan asap itu seperti yang sudah diketahui asap rokok mengandung berbagai jenis racun, disini ion positif bekerja bertambah kuat, tetapi dengan ion negatif secara efektif dinetralisir dan sekaligus menaikan irama bulu getar dalam lingkungan berpolusi asap rokok sama seperti dalam udara segar.
Kebanyakan para ilmuwan setuju bahwa ion turut menentukan kemampuan kita menyerap dan memanfaatkan oksigen.
Ion negatif dalam aliran darah mempercepat pengiriman paket oksigen ke dalam sel dan jaringan.
Sementara ion positif justru sebaliknya, dengan menghasilkan gejala seperti anoksia, atau lapar oksigen.
Ion negatif juga dapat merangsang sistem reticulo-endothelial, sekumpulan sel pertahanan dalam tubuh yang membentuk benteng pertahanan terhadap serangan musuh penyakit.

Manusia modern sering menggunakan pendingin ( AC ), seperti pada perumahan-perumahan, pada bangunan bertingkat, kendaraan pribadi/umum, kereta api, dan pesawat terbang.
Hal seperti ini sering menjadi biang keladi bertambahnya ion positif dengan adanya komponen besi yang terdapat pada blower, filter, dan pipa yang dilewati udara ion negatif.
Itulah sebabnya mengapa orang yang terpapar AC, sering merasa depresi dan ingin membuka jendela.
Masih banyak yang harus dipelajari tentang ion dalam atmosfer.
Jutaan ion yang tersebar itu jika dikendalikan membuat banyak manusia lebih sehat, lebih bahagia, dan memiliki kehidupan yang lebih produktif.
Para ilmuwan sedang membenahi kelemahan-kelemahan itu.
Dan pada suatu saat nanti akan dibuat sejenis mesin yang dapat menghasilkan ion negatif.
Tehnologi semakin berkembang dan harapan hidup manusia semakin membaik.
Terima kasih, Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar