Sabtu, 23 Agustus 2014

Darah tinggi, penyakit kehidupan modern, bagian III.

Tekanan darah pada orang tua.

Kebanyakan pada orang tua terutama wanita, menunjukkan adanya peningkatan yang berarti pada tekanan sistolik ( nilai atasnya ), seringkali diatas 160 mmHg, setelah mencapai usia 60 tahun, sedangkan tekanan diastolik ( nilai dibawahnya ) tetap normal.
Rentang tekanan antara sistolik dan diastolik sangat lebar.
Kondisi yang berkaitan dengan usia ini bukanlah hipertensi sejati tetapi produk samping dari keausan arteriosklerosis dari arteri-arteri utama, terutama aorta, dan akibat dari berkurangnya kelenturan.
Dengan mengerasnya arteri-arteri ini dan menjadi semakin kaku, arteri dan aorta itu kehilangan daya penyesuaian diri.
Dinding, yang sudah tidak elastis, tidak dapat lagi mengubah darah yang keluar dari jantung menjadi aliran yang lancar.
Hasilnya adalah gelombang denyut yang tidak terputus dengan puncak yang tinggi ( sistolik ) dan lembah yang dalam ( diastolik ).
Berlawanan dengan hipertensi sejati, arteriosklerosis adalah penyebab dan bukanlah efek dari meningkatnya tekanan darah.
Orang yang menderita kelainan sirkulasi jenis ini seringkali juga mengalami diabetes, metabolisme lemak yang abnormal, perokok berat dan faktor risiko lain yang berkaitan dengan arteriosklerosis.


Hipertensi dan stroke.

Hipertensi yang tidak diobati adalah penyebab utama stroke.
Dua pertiga orang yang terserang stroke pertama memiliki tekanan darah lebih tinggi dari 160 / 95.



Hipertensi dan gagal jantung kongestif.

Orang yang hipertensi memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk mengalami gagal jantung dibanding dengan orang yang tekanan darahnya normal.
Karena memaksa jantung untuk bekerja lebih keras guna memompa darah ke seluruh tubuh.
Akibatnya serambi kiri, bilik pemompa utama jantung, menjadi lebih tebal dan lebih berotot karena dikenai kekuatan yang lebih besar.
Kompensasi ini, dikenal sebagai hipertrofi ventrikel kira ( LVD = Left Ventricular Hypertrophy ), akhirnya menjadi kontraproduktif.


Hipertensi dan demensia.
Orang penderita hipertensi cepat pikun, karena aterosklerosis mengganggu siskulasi, kurangnya darah dapat menghasilkan area jaringan mati di otak yang disebut infark kecil.
Demensia multiinfark, dikenal juga sebagai penyebab hilangnya memori pada orang tua, disebabkan oleh serangkaian stroke kecil.
Masing-masing dipengaruhi sebagian kecil di otak yang gejalanya mungkin tidak diketahui hingga sejumlah besar jaringan telah dihancurkan.


Olahraga yang dianjurkan.

Pada prinsipnya, semua jenis olahraga ringan boleh dilakukan.
Bisa dengan berjalan kaki ( tidak terlalu santai, agak semangat sedikit, contohnya seperti mau menagih hutang ), bersepeda keliling perumahan atau diudara terbuka yang segar dan sehat.
Olahraga ini melibatkan hampir semua otot, dan karena ritmenya yang tetap, olahraga ini sangat membuat santai.
Boleh juga bermain bola yang membuat santai dan tidak bersifat kompetitif ( seperti liga Inggris dan sebagainya. ).
Berenang adalah aktivitas yang ideal.
Namun, masih ada beberapa catatan, tidak pada temperatur air jauh dibawah 20 derajat celsius, dan berenang harus bersama orang lain disekitarnya, terutama jika sedang meminum obat yang keras.
Pertolongan yang harus segera dilakukan bila menderita pening mendadak atau pingsan.
Mandi air panas dengan suhu air diatas 27 derajat celsius hanya diperbolehkan jika jantung benar-benar sehat.
Berenanglah dengan baik dan nikmati olahraga ini, mungkin tidak akan cepat cape ( kelelahan ).


Obat-obatan anti hipertensi.

1. Secara tidak langsung ,dengan cara menurunkan tekanan darah melalui pengeluaran garam dalam tubuh.
Misalnya dengan obat diuretik, mengeluarkan sodium lewat ginjal, menurunkan sodium tubuh, sehingga tekanan darah turun.

2. Secara langsung ,dengan cara bekerja  langsung pada mekanisme pengatur yang mengendalikan tekanan darah.
Misalnya beberapa obat anti hipertensi yang lain.


Pesan penutup.

Kita harus mengubah kesehatan dan kesejahteraan menjadi yang lebih baik lagi.
Galileo mengatakan : seseorang tidak dapat mengajarkan apa pun kepada orang lain, anda hanya dapat membantu mereka menemukannya dalam diri mereka sendiri.
Yang perlu untuk diingat, jalan menuju sukses jarang berupa garis lurus.
Terimalah naik dan turun yang tak terelakkan sebagai bagian penting dari proses.
Terima kasih, Tuhan memberkati.

Rabu, 20 Agustus 2014

Darah tinggi, penyakit kehidupan modern bagian II.

ad 2. Faktor Risiko yang dapat diubah.

a. Merokok dalam penelitian sebelumnya mengungkapkan tidak ada hubungan langsung antara perokok dengan hipertensi.
Namun ketika peneliti menguji takanan darah perokok, mereka menemukan bahwa dalam waktu lima menit pengisapan, tekanan sistolik subjek meningkat secara dramatis, rata-rata lebih dari 20 mmHg, sebelum secara bertahap menurun ke tingkat asli takanan darah mereka setelah 30 menit.
Hal ini berarti takanan darah perokok melonjak berkali-kali sepanjang hari.
Seperti penderita hipertensi labil ( tekanan darah sering melonjak saat merespon stres sehari-hari ), perokok mungkin menderita hipertensi paruh waktu.

b. Daging Kambing.
Daging ini memiliki hubungan yang erat dengan hipertensi.
Pada penelitian ditemukan orang yang mengonsumsi daging kambing, tekanan darahnya meningkat secara mendadak sampai 40 mmHg, kemudian menurun secara cepat ke level awal.
Hal ini dapat memicu serangan jantung dan stroke secara mendadak.

c. Obesitas.
Kelebihan berat badan dan hipertensi sering berjalan beriringan, karena penambahan beberapa kilogram saja membuat jantung bekerja lebih keras.
Orang dengan kelebihan lemak diatas pinggul ( bentuk apel ), lebih berisiko hipertensi, kolesterol,  dan trigliserida tinggi sera diabetes melitus.

d. Gaya hidup malas ( kurang gerak ).
Gaya hidup manusia sekarang cenderung malas, pergi ke kantor sering terlambat, waktu istirahat pun dibuat lama, banyak ngobrol, bila ada tanggal kejepit sekalian libur diperpanjang, ke dokter minta surat sakit walau tak sakit dan seterusnya.
Bila dibanding dengan orang yang aktif, orang yang sering duduk secara signifikan lebih mungkin mengalami hipertensi dan serangan jantung.
Contohnya seperti otot yang lain, otot jantung pun akan semakin kuat bila sering bergerak atau olahraga.
Jantung yang kuat akan memompa darah lebih efisien.
Keuntungan kardiovaskular lain berkat olahraga adalah menurunkan berat badan, meningkatkan level HDL, dan menurunkan trigliserida.

e. Kelebihan Garam.
Hampir 65 % orang di muka bumi ini memiliki hipertensi sensitif terhadap garam, berarti terlalu banyak mengonsumsi garam akan berakibat langsung menaikan tekanan darah.
Disini garam menyebabkan tubuh menahan cairan, sehingga meningkatkan volume darah dalam sistem sirkulasi.
Hal ini menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk melalukan pekerjaannya, dan menyebabkan tekanan darah meningkat.

Garam gandakan risiko serangan jantung.
Pola makan tinggi gula memicu diabetes, sedangkan tinggi garam meningkatkan tekanan darah yang bisa memicu penyakit jantung.
Namun, ternyata diet tinggi garam juga meningkatkan risiko penyakit jantung pada penderita diabetes.
Studi di Jepang yang melibatkan 1600 penderita diabetes berusia 40 - 70 tahun yang dipantau delapan tahun menunjukkan, responden yang mengonsumsi natrium 6 gram per hari berisiko dua kali lebih besar terkena penyakit jantung dibandingkan pengonsumsi natrium 2,8 gram per hari.
" Untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, penderita diabetes tipe 2 ( akibat gaya hidup ) harus meningkatkan kontrol gula darah serta memperhatikan pola makannya ".
Begitu menurut Chika Horikawa, peneliti dari Universitas Prefektur Niigata, Jepang, kepada Livescience, baru-baru ini ( tgl.22 Juli 2014 ).
Temuan yang dimuat dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism itu menunjukkan, konsumsi sedikit garam bisa membantu mencegah komplikasi penyakit diabetes.
Efek negatif garam pada tekanan darah dan kesehatan jantung sebenarnya sudah lama diketahui.

Menurut penelitian lain dari ilmuwan Dr. David Mc Curron, dalam artikelnya di Journal Amerika untuk Nutrisi Klinis, menyebutkan dengan asupan garam yang secukupnya alias tidak berlebihan ditambah dengan unsur kalium, kalsium dan magnesium dinyatakan cukup aman untuk tidak menimbulkan hipertensi.
Menurut pandangannya bahwa volume air didalam dan di luar sel-sel tubuh perlu berada dalam keseimbangan.
Kalium, magnesium, dan kalsium adalah mineral yang menyeimbangkan volume air di dalam sel-sel.
Yang perlu diingat lima unsur : air, garam, kalium, magnesium, dan kalsium terlibat dalam pengaturan energi di dalam sel.

f. Kafein.
Kafein bila dikonsumsi kurang dari 100 mg per hari masih belum menyebabkan hipertensi.
Tetapi bila diminum terus menerus dalam waktu kurang lebih tiga bulan akan cenderung menyebabkan hipertensi.
Lain lagi bila kafein dalam kopi diminum sampai bertahun-tahun ( minimal 10 tahun ) justru menyebabkan hipotensi, karena diameter pembuluh darah arteri hampir diseluruh tubuh melebar ( mekar ), sehingga tekanan berkurang. ( Baca artikel Dr. Sintoso Pujianto sebelumnya, tentang Kafein. ).

g. Pengguna Alkohol.
Banyak penelitian menghubungkan alkohol dengan hipertensi.
Konsumsi alkohol yang berlebihan, tiga kali atau lebih dalam sehari merupakan faktor penyebab 9 % dari kasus hipertensi.
Wanita hamil dan orang tua, tidak diperbolehkan untuk meminum alkohol, karena dapat berakibat fatal.

h. Stres.
Stres dalam penelitian memegang peranan penting dalam hal yang berkaitan dengan hipertensi.
Jika tingkatan stres turun, tekanan darah pun akan turun.


Kehidupan manusia modern cenderung bergumul dengan bahaya, terutama dalam hal makan yang berlebihan, makan berlemak, tinggi garam, kurang istirahat dan stres yang meningkat setiap harinya.
Sebenarnya tubuh manusia masih bisa mengatasi ( mengkompensasi ) kalau berjalan tidak melebihi batas yang ditentukan tubuh itu sendiri.
Mekanisme tubuh untuk mengimbangi terjadinya bahaya hipertensi, sedikitnya ada 8 macam alat pengatur tekanan darah yang bekerja bersama dalam menentukan tekanan darah di dalam tubuh.
Sistem itu antara lain :
1. Mekanisme Baroreseptor.
Jika tekanan darah naik, baroreseptor yang terletak di sinus carotikus dan di lengkung aorta terangsang, kemudian akan merangsang pusat vosomotor di hipotalamus.
Dari sini terjadi rangsangan pada sistem saraf otonom, sehingga menyebabkan organ jantung relaks dan pembuluh darah perifer mengembang.
Akibatnya, tekanan darah turun lagi, sampai normal kembali.

2. Sistem Chemoreseptor.
Jika tekanan darah sistolik turun hingga dibawah 80 mmHg, chemoreseptor yang berada di sinus carotikus dan aorta mendapat rangsangan, karena kekurangan oksigen dan karbondioksida menumpuk, juga karena turunnya tekanan darah.
Rangsangan dikirim dari sini ke pusat vasomotorik dan sistem saraf otonom, yang menyebabkan vasokonstriksi dan tekanan darah kembali menjadi normal.

3. Respons Ischemik dari pusat saraf.
Bila tekanan darah turun, sampai misalnya 40 mmHg, ischemia yang terjadi dari medulla oblongata menyebabkan terkirimnya rangsangan ke seluruh sistem saraf simpatik.
Akibatnya, pembuluh-pembuluh darah perifer menguncup ( kontraksi ), dan memacu pekerjaan jantung yang menyebabkan naiknya kembali tekanan darah.

4. Mekanisme Renin - Angiotensin - Vasokonstriktor.
Apabila tekanan dalam arteri turun sampai kurang dari 100 mmHg, ginjal mulai mengeluarkan zat renin.
Ini bereaksi dengan renin - substrat menjadi angiotensin I yang kemudian berubah menjadi angiotensin II yang menyebabkan penguncupan pembuluh darah perifer dan kembalinya tekanan darah pada nilai normal.

5. Mekanisme stres - relaksasi.
Apabila tekanan darah terlampau tinggi naiknya, pembuluh-pembuluh darah mulai memanjang, relaks.
Ini disebut reaksi stres- relaksasi yang menyebabkan tekanan darah dalam pembuluh darah turun, sehingga normal kembali.

6. Mekanisme  Capillary - Fluid - Shiff.
Sering terjadi apabila tekanan arteriol naik, misalnya sesudah transfusi yang cukup banyak, tekanan kapiler mulai meningkat.
Ini mengakibatkan merembesnya cairan keluar dari kapiler ke jaringan diantara sel-sel.
Volume darah oleh karenanya turun, yang menyebabkan pula turunnya tekanan darah kembali ke normal.

7. Mekanisme Ginjal dan Cairan tubuh..
Apabila tekanan darah turun lebih rendah dari normal, tekanan di kapiler yang turun menyebabkan kurangnya pengeluaran NaCl dan air dari tubuh melalui ginjal.
Oleh karena orangnya tetap makan NaCl dan air akan terjadi penumpukan garam dan air kembali ke tubuh, yang meningkatkan volume cairan tubuh dan kembalinya tekanan darah ke normal.

8. Mekanisme Aldosterone.
Pengurangan tekanan darah arteriol, menimbulkan keluarnya renin lebih banyak dari ginjal yang membentuk angiotensin I dan kemudian angiotensin II yang merangsang kelenjar suprarenalis untuk mengeluarkan lebih banyak aldosterone.
Dan aldosterone ini menyebabkan resorpsi dari Na menjadi lebih banyak yang menyebabkan lebih menumpuknya NaCl dalam tubuh, ini merangsang ADH yang menyebabkan menumpuknya air dalam tubuh, volume cairan tubuh meningkat, akibatnya kembalinya tekanan darah ke normal.

Selain ke 8 macam mekanisme pengontrolan dan pengaturan tekanan darah, ada juga faktor lain yang mempengaruhi tinggi rendahnya tekanan darah, seperti dibawah ini :
Pengeluaran ADH pada tekanan yang rendah, zat vasodilator pada kerusakan jaringan, termasuk histamin dan bradykinin, yang menurunkan tekanan darah ; kontrol pengaruh arus balik dari prostaglandin yang mengatur fungsi ginjal dan tahanan perifer untuk mengatur tekanan darah dan mekanisme vasodilator lain dan vasokonstriktor yang belum diketahui secara pasti.

Bersambung ke bagian III.

Senin, 11 Agustus 2014

Darah tinggi, penyakit kehidupan modern.


Penyakit yang menghancurkan di masa lalu seperti tuberkulosis, kolera, tetanus, dan leptospirosis, berjalan berangsur menghilang ditelan zaman.
Di zaman modern seperti sekarang ini kedudukan penyakit-penyakit masa lalu itu telah tergantikan oleh penyakit di kehidupan modern yang tentunya tak kalah mengerikannya.
Penyebarannya paling luas dan dijamin mantap dalam spesialisasi mematikan, penyakit itu adalah tekanan darah tinggi.
Penyakit ini memang paling mengerikan, karena gelalanya tidak tampak.
Cara penyakit ini bekerja serupa dengan pembunuh siluman, oleh karena itu diberi nama " Silent Killer "
Hipertensi yang nyaris tanpa keluhan itu.
Bahkan, adakalanya dengan meminum obat-obatan anti hipertensi, keluhan hilang dengan sendirinya.
Anehnya lagi, banyak penderita yang tidak punya keluhan, lalu minum obat, sudah dianggap cukup.
Justru kalau tensinya diturunkan malah jadi pusing.
Hal itu terjadi karena misalnya pada saat tensi 240 tidak ada keluhan, begitu diturunkan menjadi 160 atau 140 langsung pusing.
Karena tensinya sudah terbiasa naik sejak beberapa tahun terakhir dan si penderita sudah terbiasa dengan kondisi seperti itu, tubuhnya sudah beradaptasi, semua organ sudah beradaptasi, saat diubah maka akan timbul reaksi dari organ tubuh otak, ginjal, jantung, sudah beradaptasi dengan tensi yang tinggi begitu diturunkan, badannya tidak enak, pusing, pandangan kabur, vertigo dan seterusnya dan sebagainya.
Jadi, selama adaptasi tubuhb baik, tidak ada gejala kecuali begitu tekanan darah naik tiba-tiba lalu terlambat beradaptasi, maka terjadilah pusing, keluhan lain seperti sesak napas, itulah kenapa hipertensi disebut The Silent Killer, membunuh secara diam-diam tanpa pernah memberi peringatan sekecil apapun.

Sekitar 20 % dari populasi orang dewasa menderita tekanan darah tinggi dan menurut statistik angka ini akan terus meningkat seiring dengan perilaku manusia dikehidupan modern.
Sekitar 40 % dari semua kematian dibawah usia 65 tahun adalah akibat tekanan darah tinggi.
Dan sekitar 40 % dari semua orang yang pensiun dini adalah akibat penyakit kardiovaskular, dimana tekanan darah tinggi sering menjadi biang keladinya.

Tekanan darah tinggi adalah " bahaya diam-diam " karena tak memunculkan gejala khas.
Penderitanya merasa sehat dan energik walau sebagai pengindap.
Kehidupan modern seperti sekarang ini sering menawarkan banyak kemudahan dan kenyamanan membuat banyak orang keenakan dan menjadi pemalas, yang akhirnya harus dibayar harga yang terlalu mahal yaitu meningkatnya bahaya dan risiko.
Mungkin bahaya terbesar adalah penyakit-penyakit pada sistem kardiovaskular dan komplikasinya yang sering kali fatal, yaitu serangan jantung dan stroke.
Penyakit yang menempati ranking pertama sebagai penyebab stroke dan serangan jantung, serta merupakan faktor utama dalam gagal jantung kongestif.
Framingham dalam penelitiannya pada lebih dari 5000 orang.
Ditemukan bahwa pada kelompok umur yang sama, risiko gagal jantung kongestif enam kali lebih besar bagi pengindap hipertensi daripada orang yang tekanan darahnya normal.

Mengapa hipertensi itu menjadi berbahaya ?
Hipertensi membuat jantung bekerja lebih ekstra keras untuk melakukan pekerjaannya.
Denyutan darah yang hebat dapat merusak dinding arteri secara bertahap.
Arteri yang kecil terutama sangat rentan.
Dinding arteri meresponsnya dengan penebalan dan penghilangan elastisitas serta kekakuan arteri itu sendiri.
Hasilnya, hanya sedikit darah yang dapat lewat, dan merampas jaringan sekitarnya seperti oksigen dan nutrisi.
Dinding pembuluh darah juga mudah pecah.
Akhirnya, hipertensi tidak hanya merusak pembuluh darah, tetapi juga organ seperti jantung, otak, ginjal, dan mata.
Semakin lama hipertensi bercokol, semakin besar peluang kerusakan organ.
Akibatnya, kondisi yang serius seperti penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan kerusakan mata pun terjadi.
Dinding pembuluh darah yang rusak akan menyebabkan peradangan.
Peradangan ini akan berakibat pada penebalan dan pada gilirannya mendorong penumpukan puing yang disebut plak yang terbentuk dari lemak atau kolesterol.
Ketika plak diarteri ini terjadi, pembuluh darah menjadi sempit dan terjadi aterosklerosis.
Selanjutnya, plak akan membatasi aliran darah sehingga membuat jantung bekerja lebih keras lagi.
Ketika arteri koroner menyempit karena plak dan pembekuan darah ( thrombus ) membuat arteri menyempit, maka terjadilah serangan jantung.
Serpihan dari endapan ini disebut emboli.
Bila emboli ini dapat melepaskan diri dan mengikuti aliran darah hingga akhirnya menyumbat pembuluh darah, seperti pembuluh darah yang menyuplai darah ke kaki ( menyebabkan masalah peredaran darah ) atau otak ( menyebabkan stroke ).

Kita perlu juga mewaspadai faktor risiko yang menjadi fakta munculnya penyakit hipertensi.
Faktor risiko adalah suatu kondisi yang secara potensial berbahaya dan dapat memicu suatu penyakit spesifik atau cacat.
Orang yang memiliki faktor risiko tinggi akan lebih sering mengalami sakit penyakit dalam bentuk yang lebih serius, ketimbang yang tak memilikinya.
Adapun yang namanya faktor risiko dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu :
1. Faktor risiko yang tidak dapat diubah dan
2. Faktor risiko yang dapat diubah.

ad 1. Faktor risiko yang tidak dapat diubah :

a. Genetis.
Hipertensi termasuk penyakit yang diturunkan, jika dalam satu keluarga ada yang mengindap penyakit ini, kemungkinan diturunkan lebih besar.
Bila satu atau dua orang dari orang tua atau saudara kandung menderita hipertensi, peluang untuk menderita hipertensi semakin besar.
Penelitian menunjukkan bahwa 25 % dari kasus hipertensi esensial dalam keluarga mempunyai dasar genetis.
Namun demikian, hal ini tidak berarti sesuatu yang pasti.
Beberapa kesamaan yang tampak pada banyak keluarga justru mungkin merupakan dampak pengaruh lingkungan.
Pola makan yang tidak sehat biasanya diturunkan dari dalam keluarga.

b. Usia.
Hipertensi biasanya terjadi pada usia uzur, tetapi hal ini juga tidak selalu.
Pada usia antara 30 dan 65 tahun, tekanan sistolik meningkat rata-rata sebanyak 20 mm / Hg dan terus meningkat setelah usia 70 tahun.
Peningkatan risiko yang berkaitan dengan faktor usia ini sebagian besar menjelaskan tentang hipertensi sistolik terisolasi dan dihubungkan dengan peningkatan peripheral vascular resistance ( hambatan aliran darah dalam pembuluh darah perifer ) dalam arteri.

c. Jenis kelamin.
Laki-laki paling sering mengalami tanda-tanda hipertensi pada usia akhir tiga puluhan, sedangkan perempuan sering mengalami hipertensi  setelah menopause.
Tekanan darah pada perempuan, khususnya sistolik, meningkat lebih tajam sesuai usia.
Setelah usia 55 tahun, perempuan memang mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita hipertensi.
Salah satu penyebab terjadinya pola tersebut adalah perbedaan hormon kedua jenis kelamin.
Produksi hormon estrogen menurun saat menopause, perempuan kehilangan efek menguntungkan sehingga tekanan darah meningkat.

d. Ras.
Orang dari ras afro Amerika ( Afrika - Amerika ) menunjukkan tingkat hipertensi lebih tinggi dibanding populasi lain, dan cenderung berkembang lebih awal dan agresif.
Memiliki peluang hampir dua kali lebih besar untuk mengalami stroke yang fatal, satu setengah kali lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung, dan empat kali lebih mungkin untuk mengalami gagal ginjal dibandingkan dengan ras Kaukasia.
Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang Afrika - Amerika.
Untuk ras Melayu angka peningkatan penderita hipertensi tiga kali lebih besar dibanding ras Mongoloid.
Umumnya hipertensi dari ras Melayu menetap dan berjalan lambat, biasanya disertai dengan peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah serta penyakit diabetes melitus.

Bersambung ke bagian II.

Jumat, 25 Juli 2014

Psikopat gangguan jiwa yang mengerikan.

Gangguan jiwa ini disebut mengerikan, karena si pengindap seringkali tampak seperti biasa-biasa saja, hal ini pun dikarenakan kurangnya pengetahuan dan pengenalan akan gangguan jiwa ini di masyarakat, sehingga lolos dari perhatian umum.
Psikopat merupakan istilah umum dari gangguan kepribadian anti sosial atau dissosial.
Dapat dibedakan antara gangguan kepribadian anti sosial dengan perilaku anti sosial.
Gangguan kepribadian anti sosial ini merupakan pola respons yang menetap dari seseorang terhadap kehidupannya, lingkungannya, termasuk terhadap diri sendiri.
Misalnya seorang mafia yang terlibat dalam aktivitas kriminal belum tentu psikopat.
Dia melakukan perilaku anti sosial seperti berdagang heroin yang melanggar norma hukum.
Perilakunya itu merupakan pola bisnis yang hanya sebagian dari pola menetap dia dalam berespons.
Dalam hubungannya dengan keluarga maupun teman, dia bertanggung jawab, punya rasa kasih sayang, baik, hangat relasinya dan tidak merugikan.
Pada gangguan kepribadian anti sosial, pola responsnya selalu melanggar norma sosial yang berlaku, tidak bertanggung jawab terhadap perilakunya, cenderung agresif impulsif, tidak penuh pertimbangan, manipulatif, merugikan orang lain tanpa merasa bersalah dan dalam membina hubungan dengan orang lain cenderung tidak stabil.
Menurut Prof. Robert D. Here, PhD dalam bukunya Without Conscience ( tanpa nurani ).
Psikopat adalah pemangsa sosial yang menarik, manipulatif / penuh tipu muslihat, emosinya dangkal, tidak menggunakan hati nurani dan perasaan dalam hubungan dengan orang lain, mementingkan diri sendiri, kurang rasa empati, mengambil apa yang mereka mau, tidak dapat mengendalikan tingkah laku, kurang rasa tanggung jawab, melanggar norma hukum dan sosial tanpa sedikitpun merasa bersalah dan menyesal.
Walau begitu bukan berarti jika seseorang memiliki beberapa gejala diatas adalah seorang psikopat.
Perlu pendapat ahli untuk memastikan seseorang psikopat atau bukan.
Jangan terlalu mudah menggunakan istilah psikopat, kecuali jika dalam semua aspek muncul perilaku anti sosialnya secara menetap.
Psikopat tidak merasa ada sesuatu yang salah setelah melakukan perilaku menyimpang seperti membunuh, menyakiti, merugikan orang lain dan manipulatif.
Mereka merasa biasa-biasa saja.
Sama seperti orang yang punya kepribadian histrionik dengan perilaku cenderung mencari perhatian, merajuk dan berlebih-lebihan, dia merasa itu sesuatu yang wajar dan mengatakan " Ya, itulah saya ".
Oleh sebab itu, psikopat sulit untuk disembuhkan karena mereka tidak merasa ada yang perlu dikoreksi dan tidak menyadari bahwa itu gangguan kepribadian.
Psikopat tidak selalu akan tampil dalam perilaku yang selalu berpola.
terkadang dipermukaan psikopat berpenampilan baik tetapi kecenderungan merugikan orang lain dan melanggar norma tetap ada.
Ada juga yang berpenampilan buruk atau berangasan, suka berkelahi, perilaku kekerasan dalam rumah tangga, dalam berhubungan dengan istri cenderung tidak setia dan menyakiti.

Proses pembentukan psikopat.
Proses terbentuknya seorang psikopat merupakan interaksi biopsikososial.
Dari penelitian mengatakan bahwa faktor genetik memegang peranan.
Penelitian itu diteliti pada seseorang yang kembar satu telur.
Ketika salah satu memiliki pola perilaku anti sosial, setelah diikuti ternyata saudara kembarnya juga memiliki pola perilaku yang sama.
Mereka kedua orang tuanya peminum ( alkoholik ), perilakunya cenderung anti sosial.
Pola asuh yang ambivalen dimana tidak ada nilai-nilai yang jelas mana benar dan mana salah, norma sosialnya kabur, dan ada kecenderungan di keluarganya mudah sekali terjadi perilaku kekerasan yang menyakiti ibunya atau ayahnya juga dapat menjadi penyebabnya.
Here mengatakan faktor psikologis, biologis, dan genetis berpengaruh terhadap terbentuknya gangguan kepribadian psikopat.
Gangguan kepribadian tersebut sudah dapat diamati sejak masa remaja akhir yaitu sekitar usia 15 tahun.
Biasanya mereka memperlihatkan pola perilaku dissosial, banyak terlibat pada kenakalan disekolah, perkelahian atau tawuran, penyalahgunaan narkoba dan cenderung pada kegiatan-kegiatan penipuan atau manipulatif.
Perilaku tersebut malai menetap setelah usia 18 tahun.

Orang yang tergolong psikopat tidak mamiliki rasa empati saat malihat ada orang lain merasa kesakitan.
Psikopat merupakan gangguan kepribadian yang ditandai dengan tidak berperasaan, mencari sensasi sendiri dan tidak mau bersosialisasi.
Pada suatu penelitian dengan menggunakan MRI fungsional untuk mengamati aktivitas otak pada 121 narapidana di penjara AS, narapidana dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan tingkat psikopati mereka, tinggi, sedang, dan rendah.
Para narapidana kemudian ditunjukkan beberapa foto gambar yang menunjukkan rasa sakit seperti foto jari yang terjepit dipintu, kaki yang terjepit dibawah benda berat, korban teroris WTC yang bergelimpangan dan bersimbah darah.
Setelah itu mereka diminta untuk membayangkan, bagaimana jika kondisi ini terjadi pada mereka dan terjadi pada orang lain.
Untuk Psikopat tingkat tinggi, menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi dari normal pada daerah otak yang terlibat pada empati untuk nyeri.
Namun hasil yang didapat berbalik ketika mereka membayangkan orang lain kesakitan.
Ketika membayangkan orang lain kesakitan, psikopat tingkat tinggi justru menunjukkan peningkatan aktivitas didaerah otak yang berperan dalam fungsi kesenangan.
Itulah sebabnya mengapa mereka tidak memiliki rasa kasihan terhadap orang lain.
Temuan ini diharapkan bisa membantu peneliti selanjutnya melakukan pendekatan untuk pengobatan psikopat.

Terapi Psikopat.
Sangatlah berbeda dengan orang depresi atau skizofrenia, keduanya bisa dianggap sakit.
Orang pengindap psikopat bukan orang sakit karena merupakan kepribadian yang dia lakukan segala sesuatunya dengan sadar dan dengan motif tertentu yaitu merugikan orang lain.
Oleh sebab itu harus disadarkan dengan koreksi yang bersifat penjeraan yaitu penjara misalnya, pelatihan perilaku melalui lembaga korektif dengan program yang jelas untuk pengelolaan perilaku dan termonitor dengan benar.
Di Indonesia belum ada lembaga korektif.
Dengan psikoterapi psikoanalisis bisa membaik tetapi presentasinya kecil.
Dari literatur, didapatkan angka 70 % akan kambuh pasca terapi.

Pencegahan tentunya akan lebih baik yaitu dengan deteksi dini sehingga kecenderungan perilaku anti sosial dapat dikoreksi sejak remaja akhir.
Koreksi saat itu masih bisa bermanfaat.
Perilaku anti sosial perlu pendidikan khusus, kemungkinan akan sembuh lebih besar.
Terima kasih, Tuhan memberkati.

Rabu, 16 Juli 2014

Membaca karakter seseorang lewat tulisan tangan.

Tulisan dari goresan tangan seseorang mencerminkan curahan hati, goresan jiwa dan tampilan komunikasi batin yang tersalur, begitu menurut filsuf Yunani.
Tulisan tangan adalah bahasa tubuh yang tergolong penting seperti halnya bentuk bahasa tubuh lainnya, dikirim lewat alat tulis, merupakan manifestasi atas apa yang terjadi di alam bawah sadar.
Tulisan tangan setiap individu adalah sesuatu yang unik sebagaimana tercetak oleh tangan si penulis.
Seperti pepatah mengatakan  " kita adalah apa yang kita tulis ".
Berapa banyak informasi yang dapat ditampakkan dalam tulisan tangan, hampir semuanya, kecuali yang berkaitan dengan usia, ras, suku, dan jenis kelamin.
Para grafolog mampu mengetahui kepribadian dan karakter seseorang lewat tulisan.
Analisis tulisan tangan adalah ilmu pengetahuan yang sifatnya deskriptif, bukan hal ramal-meramal, apalagi jadi tukang nujum.
Seorang grafolog dapat menyatakan kebiasaan seseorang, namun tidak dapat memprediksi apa yang akan seseorang lakukan dengan sifat yang dimilikinya.
Tulisan tangan adalah efek yang kaku dan merefleksikan mood seseorang pada saat ia menulis, sebagai gambaran dirinya secara keseluruhan.
Bandingkanlah antara tulisan tangan dengan wajah.
Meskipun ekspresi yang tampak tidak selalu sama, tetapi selalu ada yang berubah.

Bangsa Indonesia terkenal diseluruh dunia sebagai bangsa yang ramah, santun dan senang bersahabat.
Ternyata dengan melihat goresan tulisan tangan dari suatu masyarakat dapat mengetahui karakter dari bangsa tersebut pada umumnya.
Para ahli grafologi mengatakan Bangsa Indonesia terkenal ramah, santun dan bersahabat, dapat terlihat dari tulisan tangan yang umumnya berbentuk bulat dan terpisah seperti tulisan cetak.
Jenis tulisan ini mencerminkan karakter seseorang yang memiliki minat pada pekerjaan yang berhubungan dengan manusia.
Oleh sebab itu kita lebih humanis, santun dan ramah.
Spesifikasi tulisan menunjukkan karakter masyarakat yang handal dalam banyak hal.
Masyarakat kita gemar mencoba banyak kegiatan.
Karakter masyarakat itu sesuai dengan alam tropis yang identik dengan masyarakat santai.

Sementara Bangsa Eropa cenderung gemar berpikir dengan pola yang terstruktur.
Terlihat dari karakter tulisan sebagian besar tulisan bersambung dan miring.
Bangsa Eropa gemar membaca, hal ini dipengaruhi juga oleh keadaan udara yang dingin sehingga membatasi aktivitas diluar rumah.
Tulisan khas Eropa menunjukkan kepatuhan dan bersifat konvensional.
Tulisan jenis Eropa ini ditemui pada masyarakat kita dizaman tempo dulu waktu penjajahan Belanda.
Orang-orang tua kita menulis dengan tulisan bersambung, miring, teratur dan hampir seragam pada setiap orang.
Gaya tulisan Eropa bersebrangan dengan gaya tulisan Amerika yang terkesan bebas dan berantakan.
Tulisan orang Amerika lebih acak-acakan dan ekspresif seperti karakter mereka.
Sedangkan tulisan masyarakat China dan Jepang punya jiwa seni, spiritual dan intelektual yang tinggi.

Kita juga sering melihat orang gaya goresan tulisannya dengan tekanan yang kuat, terkadang sampai memberikan jejak pada kertas dibawahnya, miring ke kanan, miring ke kiri dan miring tidak tetap serta tegak vertikal.

Tulisan yang berat dan kuat mengindikasikan kealamiaan si penulis yang dalam.
Penulis beraliran ini banyak membawa perasaan, sakit hati, dan kegembiraan dalam waktu yang panjang.
Jenis orangnya tegas dan gigih.
Keinginan yang kuat dan cenderung memaksakan kehendak ke orang lain.
Penulis dengan tulisan bertekanan kuat memiliki perasaan yang lebih kuat dibandingkan dengan orang lain.
Tekanan yang kuat mengindikasikan sebuah kepribadian yang tegas.

Lain lagi dengan tulisan bertekanan ringan.
Tulisan bertekanan ringan menandakan suatu sifat alami yang mengabaikan sakit dan senang.
Penulis beraliran ini adalah orang yang santai dan bahagia.
Orang ini juga dapat merasakan kesenangan dan kesedihan seperti yang dirasakan oleh penulis bertekanan kuat, namun hanya sesaat.
Penulis bertekanan ringan bisa jadi sama menderitanya seperti penulis bertekanan kuat.
Namun, emosi penulis bertekanan ringan hanya sebentar tidak selama yang bertekanan kuat.
Orang dengan tulisan bertekanan ringan biasanya lebih santai dan pasif.
Cenderung lebih spiritual daripada tegas.

Ada juga orang yang menulis dengan tulisan tangannya miring tidak tetap.
Jika melihat tulisan seperti ini karakter yang dimiliki orang tersebut adalah tidak konsisten, sebagian besar miring normal dan sebagian lagi berirama.
Bahkan dapat dikatakan si penulis adalah orang yang sulit ditebak.
Kemiringan yang berbeda dalam kata yang sama, ada yang ke kanan dan ke kiri, artinya ada yang salah pada kepribadiannya.

Tulisan miring ke kiri.
Tulisan yang miring ke kiri menandakan pribadi yang menarik diri terhadap orang lain.
Pribadi seperti ini sangat protektif dan sulit berinteraksi dengan orang lain.
Jika tulisan secara konsisten jatuh ke kiri, maka si penulis membutuhkan dorongan dari orang lain.

Tulisan miring ke kanan.
 Tulisan yang miring ke kanan menandakan si penulis lebih terpengaruh emosinya dibanding dengan yang bertulisan tegak.
Orangnya lebih simpati terhadap orang lain
Jika kemiringan tulisan itu jauh ke arah kanan, si penulis menunjukkan orang yang impulsif.
Jika tulisan mengarah jauh ke kanan dan ekstrem, bisa dikatakan si penulis sangat impulsif dan bertindak sesuai kehendak hatinya.
Dapat diasumsikan bahwa perasaan orang yang tulisannya miring ke kanan itu sangat teguh dalam pendiriannya.
Sebagian besar orang menulis dengan tulisan yang sedikit miring.

Tulisan tegak atau kemiringan secara vertikal, menandakan pribadi yang objektif.
Orang ini lebih dipengaruhi oleh pikirannya dibanding dengan perasaanya.

Kemiringan dalam tulisan tangan lebih berhubungan dengan faktor emosional, tulisan makin miring ke kanan maka makin emosional.

Dari hasil penelitian menemukan bahwa stabilitas emosional sangat dipengaruhi oleh lobus temporal yang dominan.
Bila terjadi gangguan di lobus temporal ini, misalnya terjadi peningkatan atau penurunan aktivitas, akan memicu fluktuasi, ketidakkonsistenan, ketidakstabilan suasana hati dan perilaku.
Hasil penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai ekspresi wajah emosional bersifat bawaan, bukan hasil belajar ( bayi dapat mengenali wajah emosional ibunya ).
Namun ketika bagian otak mengalami gangguan, maka ketrampilan sosial termasuk ketrampilan menulis dengan goresan tangan akan ikut terganggu.
Terima kasih, Tuhan memberkati.

Rabu, 04 Juni 2014

Rangsangan cahaya kerlap-kerlip dapat mensinkronisasi otak, serta memberikan efek rileksasi.

Telah lama para ilmuwan dan peneliti mengetahui bahwa menatap cahaya yang berkedip-kedip atau kerlap-kerlip, misalnya pada nyala api, dapat menghasilkan keadaan rileksasi dan halusinasi visual.
Ilmu pengetahuan modern telah berusaha menganalisa fenomena seperti ini dan melakukan eksperimen-eksperimen tentang sumber-sumber cahaya yang lebih canggih daripada api.
Berangkat dari penatapan cahaya kerlap-kerlip ini dapat dikembangkan untuk mengatasi ketegangan otak dan sekaligus untuk merilekskan otat yang lelah sehabis bekerja seharian bahkan lebih, karena tuntutan kehidupan modern yang kerap menguras tenaga otot dan energi otak.

Pada tahun 1950 an ilmuwan saraf ( neuroscientist ) terkenal bernama Dr. W Grey Walter melakukan serangkaian eksperimen dengan menggunakan alat stroboskopis untuk mengirim kilatan cahaya berirama ke mata para subyek kajian dengan frekwensi dari 10 - 25 kilatan cahaya per detik.

Diluar dugaan ia mendapati bahwa kerlap-kerlip cahaya itu tampaknya dapat mengubah aktivitas gelombang otak seluruh korteks bagian otak ( cortex cerebri ) tidak hanya di daerah-daerah yang berhubungan dengan penglihatan di otak saja.

Tetapi Dr. Walter mendapati bahwa cahaya yang berkerlap-kerlip itu dapat menyebabkan EEG ( tulisan yang memperlihatkan frekwensi gelombang otak ) menjadi berubah dan menyesuaikan dengan irama kilatan cahaya.
Fenomena ini telah banyak dicatat.
Hampir semenjak pertama kali direkamnya pola-pola gelombang otak akhir tahun 1920 an, para peneliti menyadari bahwa rangsangan fotik ( sinar ) dapat mengubah gelombang-gelombang otak.

Pada tahun 1934, para ilmuwan tidak hanya menetapkan bahwa pola-pola EEG itu bisa diubah dengan rangsangan visual berulang dalam frekwensi tertentu, namun otak juga akan lebih cepat menanggapinya dengan jalan menyesuaikan terhadap frekwensi yang sama.
Efek ini dikenal dengan nama photic entrainment.
Dengan kata lain, menatap sumber cahaya yang berkerlap-kerlip pada kisaran frekwensi alfa, neuron-neuron di otak akan mulai menyatu pada frekwensi itu juga.
Lalu kita dapat memasuki keadaan alfa yang benar-benar santai, rileks dan sekaligus untuk penyembuhan diri.
Para ilmuwan dan peneliti mendapati bahwa orang-orang yang berada dalam keadaan kisaran gelombang alfa (  7 - 14 Hz ) akan terus menerus lebih santai dan dapat membuat otak lebih encer / cepat tanggap.
Para peneliti menemukan bahwa dengan mengajari orang-orang supaya bisa masuk ke dalam kondisi alfa dengan sengaja, maka mereka akan dapat memberi energi dan memulihkan dirinya sendiri dan memperlihatkan kemampuan intuitif yang lebih besar.

Tetapi kebanyakan orang biasanya berada dalam keadaan gelombang beta ( 14 - 30 Hz ).
Sewaktu orang itu dalam keadaan lelah atau kepayahan dan loyo, biasanya frekwensi otak akan naik, dan akan memperburuk tekanan darah, serta membuat yang bersangkutan menjadi sensitif dan cepat marah.
Keadaan ini merupakan suatu ciri yang mendadak, masih dalam tingkat kewajaran ( normal ) dan akan memunculkan kekuatan mental dengan perhatian yang dialihkan ke masalah-masalah di luar yang sedang dipikirkan, dengan maksud untuk penyembuhan diri.

Untuk gelombang teta ( 15 - 3,5 Hz )
Gelombang-gelombang ini sangat pelan dan sering kali menjadi pertanda lamunan yang dalam, penjernihan mental dan masuk ke dalam kenangan-kenangan silam yang telah berlalu.
Gelombang teta ini masih dalam keadaan sadar dan penting untuk memprogram kembali serta dapat memunculkan kondisi tidur yang ringan, melamun dan keadaan-keadaan yang sangat kreatif.
Biasanya akan muncul sewaktu tubuh dalam keadaan frekwensi gelombang teta ini.

Gelombang Delta  ( 0,5 - 3,5 Hz ).
Gelombang-gelombang ini sangat lamban dan umumnya bersamaan dengan tidur dalam kondisi nyenyak / pulas.
Orang-orang yang berada dalam keadaan koma parah juga mengalami keadaan-keadaan delta ini.

Para ilmuwan dan peneliti bersepakat mengatakan bahwa pada frekwensi-frekwensi tertentu ternyata dapat dicapai hasil-hasil khusus tertentu pula.
Sewaktu sumber cahaya berkerlap-kerlip dalam kisaran gelombang alfa dan beta, kelipan ritmis akan mengurangi kecemasan selama masa-masa rangsangan.
Para subyek yang telah menerima rangsangan seperti itu melaporkan dalam dirinya terjadi pengurangan rasa cemas dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu cukup lama.
Pada frekwensi-frekwensi yang sama, cahaya kelap-kelip itu membuat para subyek berada dalam keadaan kejernihan mental dan rileksasi fisik yang dalam.
Setelah perlakuan-perlakuan tersebut, kemampuan verbal dan kinerja verbal Intelligence Quotient ( IQ ) pada diri subyek menjadi meningkat.

Cahaya kelap-kelip dapat membuat dua bagian otak berada dalam sinkronisasi atau koherensi yang lebih besar.
Pada gilirannya sinkronisasi seperti itu menaikkan fungsi kecerdasan.

Pada anak-anak sampai usia 14 tahun frekwensi yang paling sering dihasilkan adalah teta.
Sewaktu mereka mendekati masa dewasa frekwensi otaknya meningkat menjadi beta.
jumlah teta yang dihasilkan secara perlahan-lahan berkurang.
Dengan melatih kembali gelombang otak orang ada kemungkinan orang dewasa bisa kembali ke keadaan masa kanak-kanak yaitu memiliki energi tinggi dan penuh dengan kegembiraan.
Cahaya kerlap-kerlip sangar berguna sebagai Brain- Wave Synchronization ( BWS ), yang otomatis dapat menaikan kualitas otak yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dimasa depan.
Terima kasih, Tuhan memberkati.

Kamis, 29 Mei 2014

Menopause takdir wanita, bagian II.

Olah otak sangat penting untuk mengatasi masalah memori dan konsentrasi yang berkaitan dengan menopause melalui latihan pikiran setiap hari, seperti membaca buku, menulis atau belajar sesuatu yang baru.

Penelitian terbaru mengatakan bahwa mengurangi jumlah konsumsi kopi dapat membantu mengurangi hot flush.
Teori terdahulu juga mengatakan kopi sebagai penyebab kenaikan detak jantung dan denyut nadi seseorang.
Mula-mula sesudah minum kopi ( kafein ), detak jantung naik, begitu pula kekuatan kontraksinya, tekanan darah dan kecepatan pernapasan juga meningkat.
Kelenjar-kelenjar adrenalin mengeluarkan hormon-hormon ' pertempuran dan melarikan diri ' ( fight and flight ), yaitu adrenalin dan kortison.
Gejala yang terlihat kenaikan secara mendada, begitu juga bila kenaikan tekanan darah yang mendadak dapat memunculkan gejala hot flush pada wanita menopause.
Kopi, bisa menyebabkan kelelahan, gelisah dan tidak tenang.
Orang merasa lelah ada tiga alasan utama :
- mengurangi jumlah dan kualitas tidur.
- merangsang pikiran secara berlebihan.
- menyebabkan ketagihan kafein.

Hindari makanan yang mengandung gula olahan dan karbohidrat seperti permen, coklat, kue, dan biskuit.
Makanan gula olahan cepat memberikan tenaga yang pada gilirannya menghasilkan panas dan dapat menyebabkan flushing.
Makanan bergula juga dapat menimbulkan perasaan cepat marah., sebagai gantinya pilih gula alami yang lambat terbakar dengan makan buah-buahan segar dan kering.
Untuk madu masih diperbolehkan, karena dianggap meningkatkan gula darah lebih lambat daripada gula olahan.
Makan pun paling baik makan sedikit, namun sering, karena mencerna makanan dalan porsi besar dapat menghasilkan panas yang dapat memicu hot flush.

Gula disamping penyebab lebih cepat marah, gula juga sebagai penyebab kelelahan dan cepat mengantuk yang berujung menjadi malas-malasan.
Makanan yang mengandung banyak gula, akan memicu insulin dan mendorong gula darah turun melampaui batas yang telah ditetapkan.
Jadi tingkat gula darah dalam waktu tiga atau empat jam setelah makan itu sesungguhnya lebih rendah dibanding keadaan sebelum makan yang terakhir.
Tingkat gula darah yang rendah sebagai hasil dari reaksi tubuh ini terjadi pada semua orang dan keadaan ini adalah normal / fisiologi.

Tidak dianjurkan untuk terapi Sulih Hormon ( Hormon Replacement Therapy = HRT ).
Sebab pada penelitian tahun 1975 adanya bukti kuat tentang hubungan antara estrogen dan kanker rahim.
Efek samping lain : kembung, nyeri payudara, sakit kepala / migrain, depresi dan adanya rasa mual.
Bila mempunyai fibroid kemungkinan akan membesar.

Yang menyehatkan dari Fitoestrogen yaitu substrat dari tumbuh-tumbuhan yang memiliki aktivitas mirip estrogen yang tampaknya memiliki pengaruh estrogenik atau anti- estrogenik.
Bakteri dalam usus mengubah fitohormon menjadi zat-zat yang dapat memberi manfaat yang serupa dengan estrogen.
Ada 3 jenis utama fitoestrogen :
Isoflavon : yang terbaik kacang-kacangan.
Lignan     : sereal, buah-buahan, sayuran dan biji-bijian.
Coumestan : toge.

Untuk wanita Asia makanan yang dapat mengurangi gejala menopause diantaranya ;  kacang kedelai, nasi, sayuran dan buah-buahan terutama yang berwarna merah.
Jangan lupa juga bawang putih, teh hijau, kayu manis, kemangi, plain chocolate, karena mengandung sedikit gula dan tidak berlemak, vanila, pisang, avokad, apel, daging ayam, ikan, buah berry dan buah naga.

Yang perlu dihindari : gula, garam, kopi, alkohol dan soda.

Ginseng dari Korea dan China digunakan untuk membantu mengatasi stres, menyeimbangkan hormon dengan bekerja pada kelenjar adrenal.
Dapat meningkatkan kesehatan dan mengurangi depresi selama dan setelah menopause.
Ginseng ini sangat berkhasiat bagi wanita menopause.
Manfaat lain ginseng dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh periset George State University, Amerika Serikat dalam studi yang dimuat jurnal Nutrients, bulan April 2014, terungkap bahwa ginseng juga dapat mencegah dan mengatasi influensa dan gangguan pernapasan akibat Respiratory Syncytial Virus ( SRV ).
Ekstrak ginseng yang disuntikan ke mencit, yang sebelumnya mencit itu dikontaminasi dengan SRV sehingga mengalami gejala influensa.
Hasilnya, mencit itu mengalami perbaikan kondisi yang mengagumkan.
Para ilmuwan menyimpulkan, ekstrak ginseng merah dari Korea dapat memperkuat sel epitel paru-paru dari serangan SRV.
Ginseng ini bisa juga diuji coba dengan penderita penyakit flu Unta / flu Arab yang akhir-akhir ini sedang bergejolak.

Marker Prediktor Menopause.
Marker ini bertujuan untuk memperkirakan / memprediksi usia seseorang menjadi menopause.
Pada periode transisi menopause terjadi penurunan kualitas dan kuantitas Oosit yang progresif, dari sekitar 500 ribu - 1 juta follikel pada saat lahir hingga tersisa sekitar 1000 follikel pada saat menopause.
Penurunan follikel terjadi lebih cepat pada usia 38 - 39 tahun dibandingkan usia 30 - 31 tahun.
Oleh karena kecepatan penurunan cadangan Ovarium bervariasi pada setiap individu, maka perkembangan pemeriksaan yang secara akurat mampu memperkirakan lamanya masa produktif merupakan hal yang patut diutamakan.
Prediksi yang akurat mengenai kapan menopause terjadi dapat berguna untuk pencegahan yang bersifat individu terhadap masalah infertilitas, masalah yang berhubungan dengan menopause seperti penyakit kardiovaskular, osteoporosis, kanker payudara dan sebagainya.
Dari hasil penelitian terbukti AMH ( Anti Mullerian Hormone ) mampu menjadi Marker untuk memperkirakan usia menopause.
AMH ini memiliki hubungan yang kuat dengan usia menopause dibandingkan Marker cadangan ovarium yang lain.
Terima kasih, Tuhan memberkati.